- kedahsyatan, tekanan, dan himpitan kekuatan kematian yang mengalahkan manusia dan menguasai akal sihatnya.
Pernah terfikir tak kenapa bila seseorang tu dah nazak, beliau tidak akan dapat bersuara?
Mcm.. voicebox dah kena tarik oleh Allah.
Pernah terfikir tak apa jadi kalau... Allah tak tarik voicebox seseorang yang sedang nazak?
Just imagine.. Kitaorg kt dalam class tgh blaja.. or anywhere pun.
Abey dgr ada org menjerit sbb kesakitan nak meninggal itu sungguh dahsyat sekali.
And.. bukan seorang je yg meninggal at any one time.. Ramai!
Kanan. Kiri. Depan. Blakang. Jeritan menerpa gegendang telinga.
And we can't move on with life.
We'll wonder... When will our turn be? What's gonna happen to us? How will I die?
Allah Maha Mengetahui. Allah Maha Penyayang.
And you may wonder...
Just imagine.. Kalau satu kuku dicabut by force without any injection to make it numb.
Sedangkan kdg2 paper cut je dah sakit.
Oh what happens when our soul, our roh, that has been with us for 18, 20, 40, 60 or even 70 yrs has to be parted from the body, the jasad?
How painful can that be?
Wallahualam. Only Allah knows.
People say, "He/She died in peace."
How peace is peace?
Para Nabi pun mengalami kesakitan apabila nyawa mereka dicabut, apatah lagi manusia biasa mcm kitaorg ni yang melakukan silap entah antara sedar ataupun tidak kan?
"Dan sekiranya kamu melihat ketika para malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir sambil memukul wajah dan punggung mereka (dan berkata), "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar." (8:50)
No, I've never thought abt all these.
Not until I went to class for my very last lesson this year.
I've never regret going.
But I've always regretted those days that I missed.
Anyway, this post is more of a reflective one.
(:
RAFIDAHBASRI♥